Makna di Balik Lagu "22 Januari" Milik Iwan Fals yang Melegenda

Sosok Iwan Fals memang dikenal sebagai penyanyi yang mampu menghadirkan decak kagum, terutama ketika membawakan lagu di atas panggung. 

Karya-karyanya sudah melegenda. Masyarakat mengenal Iwan Fals berkat lirik-lirik lagu ciptaannya yang sarat dengan kritik sosial, keras, tajam, bahkan dianggap sebagai perlawanan terhadap rezim Orde Baru di bawah pimpinan Presiden Soeharto.

Namun, Iwan Fals juga banyak menciptakan lagu-lagu romantis. Menariknya, lagu-lagu cinta yang dibuatnya tak pernah terdengar mendayu-dayu, apalagi meratap sedih. 

Lagu-lagu cinta Iwan Fals punya lirik khas, sederhana, apa adanya, serta kadang terdengar nakal dan lucu walau tetap tak mengurangi kadar keromantisannya. 

Memulai mengeluarkan album pertama pada 1981, dia berhasil menyita perhatian banyak orang. Jika anda pencinta musik era tersebut, pasti mengetahui judul-judul lagunya yang fenomenal dan hits sampai hari ini. 

Album yang diberi tajuk Sarjana Muda (1981) mengusung sepuluh lagu, salah satunya berjudul "Oemar Bakri". Selain itu, Iwan Fals juga menuliskan lagu berjudul sesuai dengan tanggal dan bulan saat ini, yakni 22 Januari.

Lagu ini memang telah hadir lebih dahulu daripada "11 Januari" milik GIGI, namun tak banyak kalangan milenial yang mengetahuinya. 

Lagu karya penyanyi asli bernama Virgiawan Listanto ini menggunakan petikan gitar akustik syahdu yang dilengkapi dengan alunan musik piano dan gitar bas yang kental. 

Banyak orang yang berspekulasi mengenai makna dari lagu tersebut. Dalam liriknya, terdapat kalimat, "aku berteman iblis yang baik hati", yang sampai sekarang menimbulkan pertanyaan. 

Ada juga yang mengatakan bahwa lagu ini merupakan momentum saat Bang Iwan bertemu dengan istrinya pada 22 Januari. 

Iwan Fals menjawab 

Pada Minggu (16/12/2018), Iwan Fals mengadakan konser di Livespace, kawasan pusat bisnis SCBD, Jakarta Selatan. 

Dilansir dari Harian Kompas, Iwan yang mengenakan baju berkerah putih dibalut jaket gelap dan topi hitam tampak sangat kasual. Dia membawakan total 20 lagu. 

Dari 20 lagu yang dibawakan, ada lima lagu istimewa yang ditampilkan Iwan dalam konsernya kali ini. Lima lagu "gaib" yang menjadi semacam "roh" dan cocok dengan judul konsernya. 

Disebut gaib karena lagu-lagu tersebut adalah bagian dari puluhan lagu yang diciptakan Iwan Fals sepanjang karier bermusiknya tanpa pernah direkam, apalagi dipublikasikan, tentunya dengan beragam alasan. 

Namun, bukan hanya lagu-lagu "gaib" yang dibawakan. Iwan Fals juga membawakan lagu populer, salah satunya adalah "22 Januari". 

Iwan Fals kemudian menceritakan mengenai lagunya yang berjudul 22 januari. Sebelum memulai bernyanyi, Iwan bercerita kepada penonton bahwa lagu ini menceritakan janji setia pernikahannya kepada sang istri, Rosanna (Mbak Yos). 

Berikut adalah liriknya: 

22 Januari kita berjanji 
Coba saling mengerti apa di dalam hati 
22 Januari tidak sendiri 
Aku berteman iblis yang baik hati 

Jalan berdampingan 
Tak pernah ada tujuan 
Membelah malam 
Mendung yang selalu datang 
Ku dekap erat 

Ku pandang senyummu 
Dengan sorot mata 
Yang keduanya buta 
Lalu kubisikan sebaris kata-kata 
Putus asa sebentar lagi hujan 

Dua buku teori kau pinjamkan aku 
Tebal tidak berdebu ku baca selalu 
Empat lembar fotomu dalam lemari kayu 
Kupandang dan kujaga sampai kita jemu

https://entertainment.kompas.com/read/2019/01/22/122131510/makna-di-balik-lagu-22-januari-milik-iwan-fals-yang-melegenda 
Publish on : 22 January 2019